Begini Tata Cara Pemakaman Jenazah Menurut Islam Yang Benar

Kematian adalah suatu keniscayaan dalam kehidupan manusia. Bagi umat Islam, pemakaman merupakan salah satu prosesi penting yang dilakukan dengan mengikuti aturan-aturan yang ditetapkan dalam syariat Islam.

Artikel ini akan menguraikan langkah-langkah Tata Cara Pemakaman Jenazah Menurut Islam sesuai dengan tata cara Islam yang dianut umat Muslim.

Tahap-Tahap Tata Cara Pemakaman Jenazah Menurut Islam

1. Persiapan Jenazah

Sebelum pemakaman dilakukan, jenazah harus disiapkan dengan baik. Langkah-langkah persiapan ini meliputi memandikan jenazah dengan air hangat dan sabun, serta mengkafani jenazah dengan kain putih bersih sesuai dengan tuntunan sunnah. Setelah itu, jenazah biasanya disalati di masjid atau mushala sebelum dibawa ke tempat pemakaman.

2. Penguburan Jenazah

Proses penguburan dilakukan dengan menggali lubang kubur sesuai dengan ketentuan syariat, yaitu sedalam minimal 170 cm. Setelah lubang kubur siap, jenazah diletakkan di dalam liang lahat dengan posisi miring ke kanan, menghadap kiblat. Setelah jenazah ditempatkan dengan benar, lubang kubur ditutup dengan tanah dan diratakkan.

3. Doa dan Amalan setelah Penguburan

Setelah pemakaman selesai, ada beberapa doa dan amalan yang dianjurkan untuk dilakukan. Salah satunya adalah membaca doa-doa yang sesuai setelah penguburan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada jenazah. Selain itu, menaburkan bunga di atas kuburan dan mendoakan agar jenazah diampuni dosanya juga merupakan amalan yang dianjurkan.

Hal-hal yang Disunnahkan dan Dilarang

Dalam Tata Cara Pemakaman Jenazah Menurut Islam, terdapat beberapa hal yang disunnahkan dan dilarang, yang didasarkan pada ajaran agama dan tradisi Rasulullah SAW.

Hal-Hal Yang Di Sunnahkan

1. Menyegerakan Pemakaman
Disunnahkan untuk segera memakamkan jenazah setelah meninggal dunia. Hal ini bertujuan untuk menghormati jenazah dan menghindari penundaan yang tidak perlu.  Untuk itu pahami juga tata cara membawa jenazah ke kuburan secara sunnah

2. Menghadapkan Kuburan ke Arah Kiblat
Ketika menguburkan jenazah, disunnahkan untuk menghadapkan kuburan ke arah kiblat sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

3. Membaca Doa-doa
Setelah pemakaman, disunnahkan bagi orang yang hadir untuk membaca doa-doa yang sesuai, seperti doa pengampunan bagi jenazah dan doa agar diberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.

4. Menaburkan Bunga atau Daun di Atas Kuburan
Tindakan ini dianggap sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada jenazah. Namun, penting untuk memastikan bahwa tindakan ini tidak melanggar prinsip keagamaan.

Hal-hal yang Dilarang

1. Menziarahi Kuburan pada Malam Hari

Dilarang bagi orang-orang Islam untuk menziarahi kuburan pada malam hari karena dianggap sebagai perbuatan yang tidak baik dan dapat membawa risiko keselamatan.

2. Membangun Bangunan di Atas Kuburan

Dalam Islam, dilarang membangun bangunan permanen di atas kuburan. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesucian dan kehormatan tempat peristirahatan terakhir orang yang telah meninggal.

3. Berlebihan dalam Penghiasan Kuburan

Meskipun disunnahkan menaburkan bunga atau daun di atas kuburan, namun dilarang berlebihan dalam penghiasan kuburan dengan barang-barang yang tidak relevan atau berlebihan.

Dengan mematuhi hal-hal yang disunnahkan dan menjauhi hal-hal yang dilarang dalam Tata Cara Pemakaman Jenazah Menurut Islam, umat Muslim menunjukkan penghormatan dan ketaatan kepada ajaran agama serta tradisi Rasulullah SAW. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya untuk menjaga kesucian dan kehormatan tempat peristirahatan terakhir orang yang telah meninggal.

Pemakaman memiliki makna yang sangat penting dalam Islam sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada jenazah. Dengan adanya Pemakaman Al azhar Memorial Garden menjadi solusi kemudahan dalam prosesi kedukaan keluarga kita

Semoga artikel ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik bagi umat Islam tentang Tata Cara Pemakaman Jenazah Menurut Islam sesuai syariat.

Agency Resmi Al Azhar Memorial Garden No. 06392Melayani 24 Jam
Open chat
Tanya Info Makam Al Azhar..?